BeritaKabupaten SBBProvinsi Maluku

Dugaan Perselingkuhan Kadis dan Bendahara di SBB Pecah di Grup WhatsApp

235
×

Dugaan Perselingkuhan Kadis dan Bendahara di SBB Pecah di Grup WhatsApp

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Nusaelaknews.com | SBB, Maluku – Desas-desus dugaan perselingkuhan antara Oknum kepala dinas dengan bendaharanya di lingkungan pemerintahan Kabupaten Seram bagian Barat (SBB) kini mencuat ke ruang publik. Informasi tersebut ramai menjadi perbincangan di berbagai grup percakapan WhatsApp dan menarik perhatian banyak pihak.

Dalam sejumlah grup tersebut, para anggota saling berspekulasi mengenai siapa sebenarnya oknum Kadis dan Bendahara yang dimaksud. Sebagian anggota grup mengaku sudah mengetahui identitas keduanya, namun memilih untuk tidak mengungkapkannya secara terbuka kepada masyarakat.

Meski awalnya beredar secara terbatas, informasi tersebut perlahan mulai terbongkar dan menyebar luas. Percakapan mengenai dugaan hubungan khusus itu semakin ramai dibahas, baik oleh pegawai di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat umum yang ikut mengikuti perkembangan kabar tersebut.

Informasi mengenai dugaan hubungan tersebut diperoleh dari seorang sumber yang mengaku mengetahui persoalan itu secara langsung. Sumber tersebut meminta agar identitasnya tidak disebutkan karena alasan keamanan.

Dalam keterangannya kepada media melalui sambungan telepon pada Minggu, 8 April 2026, sumber tersebut mengaku mendengar langsung cerita dari dua orang berinisial AP dan FB. Keduanya disebut sebagai orang yang cukup dekat dengan oknum Kadis maupun Bendahara yang dimaksud.

Menurut sumber, AP dan FB pernah menyampaikan bahwa sang kadis tidak mungkin menolak berbagai usulan dari mereka. Hal itu, kata sumber, karena keduanya mengetahui sebuah “rahasia” yang berkaitan dengan hubungan antara kadis dan bendahara tersebut.

Sumber itu juga menuturkan bahwa AP dan FB pernah mengetahui keberadaan kadis dan bendahara yang diduga sedang berada di satu tempat yang dirahasiakan saat berada di Ambon. Informasi itulah yang disebut-sebut menjadi salah satu alasan mengapa keduanya merasa memiliki pengaruh terhadap oknum kadis tersebut.

Selain itu, sumber mengungkapkan bahwa dalam percakapan santai yang disertai tawa, AP dan FB juga menyebut bendahara tersebut sebagai “bendahara keliling”. Julukan itu muncul karena yang bersangkutan disebut selalu mengikuti perpindahan jabatan sang kadis di beberapa dinas.

Menurut cerita yang disampaikan, ketika oknum kadis tersebut menjabat di salah satu dinas, bendahara tersebut diangkat menjadi bendahara di instansi itu. Ketika kadis kemudian berpindah ke dinas lain, bendahara yang sama disebut kembali ditarik untuk menempati posisi serupa.

Bahkan, sumber menyebut ketika kadis tersebut memiliki keterlibatan jabatan di dinas lain, bendahara yang sama juga disebut ikut mengisi posisi bendahara di instansi tersebut. Hal inilah yang kemudian memunculkan berbagai spekulasi di kalangan internal pegawai.

Di akhir keterangannya, sumber menilai bahwa cerita mengenai kedekatan antara oknum kadis dan bendahara tersebut sebenarnya sudah lama menjadi pembicaraan di kalangan tertentu. Namun hingga kini, identitas keduanya masih sebatas dugaan, sementara publik terus menunggu klarifikasi resmi dari pihak terkait. (red)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *