Nusaelaknews.com | Jayapura – Direktur Utama PT Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani (Perseroda), Dr. H. Entis Sutisna, resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PD PERPAMSI) Tanah Papua untuk periode 2026-2030.
Pelantikan dilakukan oleh Ketua Umum PP PERPAMSI, Teddy Setia Budi, dalam rangkaian Musyawarah Antar Perusahaan Air Minum Daerah (MAPPAMDA) Tanah Papua yang berlangsung di Hotel Horison Ultima Entrop, Kota Jayapura, Sabtu (1/8/2026).
Pelantikan tersebut menjadi awal komitmen baru bagi seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) air minum di Tanah Papua untuk memperkuat kolaborasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta mempercepat transformasi pengelolaan air bersih di setiap daerah.
Ketua Umum PP PERPAMSI. Teddy Setia Budi, mengatakan kepercayaan yang kembali diberikan kepada Entis Sutisna merupakan bentuk apresiasi atas keberhasilannya membangun dan mentransformasi perusahaan air minum di Kota Jayapura. Menurutnya, pengalaman tersebut dapat menjadi contoh bagi perusahaan air minum lainnya di Papua.
Ia menjelaskan, Papua memiliki potensi sumber daya air yang sangat besar. Namun, potensi tersebut harus didukung dengan tata kelola perusahaan yang baik, sumber daya manusia yang kompeten, serta dukungan penuh dari pemerintah daerah agar mampu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
“Perusahaan air minum tidak akan mampu berakselerasi tanpa dukungan optimal dari pemerintah daerah. Apa yang dilakukan di Jayapura bisa menjadi model bagi daerah lain di Tanah Papua,” ujar Teddy.
Selain itu, PERPAMSI pusat berkomitmen terus mendampingi seluruh anggota melalui berbagai program penguatan kelembagaan. Mulai dari transformasi digital, peningkatan kapasitas SDM, hingga penerapan tata kelola perusahaan yang mengacu pada prinsip good corporate governance (GCG) agar pelayanan semakin efektif dan profesional.
Sementara itu, Ketua PD PERPAMSI Tanah Papua, Entis Sutisna, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia menegaskan amanah tersebut menjadi tanggung jawab bersama untuk memajukan seluruh perusahaan daerah air minum di Tanah Papua.
Menurut Entis, pelaksanaan MAPPAMDA tidak hanya menghasilkan kepengurusan baru, tetapi juga menyusun arah kebijakan organisasi lima tahun ke depan. Forum tersebut menjadi ruang bagi seluruh direksi perusahaan air minum untuk menyatukan visi dalam meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat.
Ia mengatakan salah satu program prioritas yang segera dijalankan adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sertifikasi kompetensi tenaga teknis. Sebanyak 28 peserta dari sembilan kabupaten dan satu kota mengikuti sertifikasi tenaga madya air minum sebagai upaya meningkatkan profesionalisme operator dan teknisi di lapangan.
“Peningkatan SDM menjadi prioritas kami agar kemampuan tenaga kerja di Papua dapat sejajar dengan daerah lain di Indonesia,” kata Entis.
Selain program sertifikasi, PD PERPAMSI Tanah Papua juga akan memperluas kerja sama peningkatan kapasitas melalui program magang di Perumda Tirta Raharja, Kabupaten Bandung. Program tersebut diharapkan mampu mempercepat transfer pengetahuan, teknologi, dan pengalaman dalam pengelolaan perusahaan air minum.
Meski demikian, Entis mengakui masih banyak tantangan yang harus dihadapi BUMD air minum di Tanah Papua. Rendahnya cakupan pelayanan, keterbatasan dukungan pendanaan, kondisi geografis yang luas, kualitas SDM yang belum merata, hingga belum terbentuknya perusahaan air minum di beberapa daerah menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan secara bersama-sama.
Ia berharap melalui kepengurusan baru PD PERPAMSI Tanah Papua, sinergi antara pemerintah daerah, PERPAMSI pusat, serta seluruh BUMD air minum dapat semakin kuat. Bahkan, Jayapura diproyeksikan menjadi pusat pelatihan pengembangan SDM sektor air minum di Tanah Papua sehingga mampu melahirkan tenaga profesional yang siap meningkatkan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat. (ing)














