BeritaKabupaten SBBProvinsi Maluku

Ciutan Istri Bupati SBB Tuai Sorotan, Rutumalessy: Wajar Seorang Istri Membela Suaminya

88
×

Ciutan Istri Bupati SBB Tuai Sorotan, Rutumalessy: Wajar Seorang Istri Membela Suaminya

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Nusaelaknews.com | SBB, Maluku – Polemik mengenai keberadaan Bupati Seram Bagian Barat (SBB), Ir. Asri Arman, di Jakarta saat terjadi konflik antarwarga Desa Lisabata dan Patahuwe, Kecamatan Taniwel, mendapat tanggapan dari istri Bupati, Yeni Rosbayani Asri. Melalui akun media sosial Facebook miliknya, Yeni memberikan pembelaan terhadap suaminya sekaligus menanggapi pemberitaan yang menyebut Bupati sedang bersenang-senang di luar daerah.

Dalam unggahannya, Yeni Rosbayani menilai tudingan tersebut tidak benar dan menyebut pemberitaan yang mengaitkan keberadaan Bupati di Jakarta dengan kegiatan bersenang-senang sebagai fitnah dan bentuk kezaliman. Ia meminta pihak yang membuat pemberitaan agar berhati-hati dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Yeni menjelaskan, keberadaan Asri Arman di Jakarta bukan atas keinginan pribadi untuk berlibur, melainkan berkaitan dengan tugas pemerintahan dan agenda yang harus dijalankan sebagai kepala daerah. Ia menyebut kegiatan tersebut berkaitan dengan agenda pemerintah pusat yang melibatkan kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Ini fitnahan, kezoliman, sangat keji. Bapak Bupati ada di Jakarta itu kerja, tugas negara. Ada retret dari seluruh Indonesia, dan bukan keinginan beliau pergi ke Jakarta,” tulis Yeni dalam unggahannya di Facebook.

Dalam tulisan yang sama, Yeni juga menyebut meskipun berada di Jakarta, Bupati tetap memberikan arahan agar persoalan yang terjadi di SBB segera ditangani. Ia mengatakan kebutuhan masyarakat terdampak, termasuk makanan dan kebutuhan lainnya, harus segera didistribusikan, serta menyebut adanya rencana pembangunan rumah warga yang terdampak musibah dan rumah pastori.

Yeni kemudian meminta agar polemik tidak diperkeruh dengan informasi yang menurutnya tidak berdasar. Ia mengingatkan bahwa penyebaran tudingan yang tidak benar hanya akan menimbulkan dampak buruk di tengah situasi masyarakat yang sedang menghadapi persoalan.

Di sisi lain, unggahan tersebut juga mendapat respons dari sejumlah pihak di media sosial. Perdebatan bahkan disebut terus berkembang di sejumlah grup Facebook, termasuk grup Menjaring Bupati SBB 2024. Dalam dinamika tersebut, terdapat akun-akun yang menyerang dan mengkritik Yeni terkait pembelaannya terhadap sang suami.

Menanggapi polemik itu, tokoh pemuda Kabupaten SBB, Mozes Rutumalessy, menilai sikap Yeni Rosbayani merupakan hal yang wajar. Menurutnya, seorang istri memiliki dorongan secara manusiawi untuk membela suaminya ketika mendapat tuduhan yang dinilai tidak benar atau tidak memiliki dasar yang kuat.

“Menurut saya, apa yang dilakukan Ibu Yeni itu merupakan bentuk dorongan seorang istri untuk membela suaminya. Itu sesuatu yang manusiawi dan wajar ketika suaminya dituding dengan sesuatu yang menurut dia tidak benar,” ujar Mozes.

Mozes mengatakan sikap tersebut tidak seharusnya langsung dikaitkan dengan status Yeni sebagai istri seorang kepala daerah. Menurutnya, siapa pun dapat melakukan hal serupa ketika anggota keluarganya menghadapi tudingan yang dianggap tidak mendasar.

Ia menambahkan, perbedaan pendapat dalam menyikapi kebijakan maupun aktivitas kepala daerah merupakan bagian dari dinamika publik. Namun, menurut Mozes, perdebatan sebaiknya tetap didasarkan pada informasi yang dapat dipertanggungjawabkan dan tidak berkembang menjadi serangan pribadi terhadap keluarga maupun pihak-pihak yang terlibat.

Polemik mengenai keberadaan Bupati SBB di Jakarta kini menjadi bagian dari perbincangan publik di tengah situasi konflik antara Lisabata dan Patahuwe. Sementara Yeni memberikan penjelasan dari sudut pandangnya melalui media sosial, publik juga dihadapkan pada kebutuhan untuk memperoleh informasi yang jelas mengenai agenda Bupati di Jakarta serta langkah pemerintah daerah dalam menangani persoalan di Kecamatan Taniwel. (d4n)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *