BeritaKabupaten SBBProvinsi Maluku

Pemda SBB Siap Kawal Koperasi Desa Merah Putih untuk Dongkrak Ekonomi Rakyat

75
×

Pemda SBB Siap Kawal Koperasi Desa Merah Putih untuk Dongkrak Ekonomi Rakyat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Nusaelaknews.com | SBB, Maluku – Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) menegaskan kesiapan penuh pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Demikian dikemukakan Plt. Kepala Dinas Koperasi Kabupaten SBB, Andarias Kikalessy, disela-sela mengikuti peluncuran KDMP oleh Presiden Prabowo pada, Sabtu (16/5/2026).

Kikalessy menyebut pihaknya akan fokus pada pembinaan manajemen, penguatan kelembagaan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengurus koperasi.

Menurut Andarias, keberhasilan program ini sangat bergantung pada tata kelola yang profesional dan transparan. Oleh karena itu, Dinas Koperasi akan memberikan pendampingan intensif agar koperasi yang terbentuk mampu berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Program nasional ini sendiri merupakan inisiatif pemerintah pusat yang secara resmi diluncurkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui peresmian serentak 1.061 Koperasi Desa Merah Putih di seluruh Indonesia.

Peluncuran dipusatkan di Kabupaten Nganjuk dan diikuti secara daring oleh berbagai daerah, termasuk Kabupaten Seram Bagian Barat di Provinsi Maluku. Kegiatan ini menjadi tonggak awal dalam mendorong kemandirian ekonomi desa secara nasional.

Di wilayah SBB, pelaksanaan kegiatan dipusatkan di Desa Waesala, Kecamatan Huamual Belakang. Sejumlah unsur Forkopimda, TNI-Polri, serta instansi terkait turut hadir untuk menyaksikan dan mengawal jalannya peluncuran program tersebut.

Komandan Korem 151/Binaya, Brigjen TNI Raffles Manurung, dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa koperasi desa memiliki peran penting dalam memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput. Ia menyebut koperasi sebagai salah satu instrumen strategis dalam menciptakan keadilan ekonomi.

Ia juga menekankan bahwa koperasi harus mampu melindungi petani, nelayan, dan pelaku usaha kecil dari praktik tengkulak yang selama ini merugikan. Dengan adanya koperasi, diharapkan hasil produksi masyarakat dapat dihargai secara layak.

Lebih lanjut, jajaran TNI bersama aparat kepolisian melalui Babinsa dan Bhabinkamtibmas akan turut mengawal jalannya program di lapangan. Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan pengelolaan koperasi berjalan transparan dan akuntabel.

Pemerintah pusat melalui program ini juga berupaya memotong rantai distribusi yang panjang, sekaligus membuka akses yang lebih luas terhadap permodalan dan pasar bagi masyarakat desa. Hal ini diyakini dapat meningkatkan kesejahteraan secara signifikan.

Antusiasme masyarakat Desa Waesala terlihat tinggi dalam menyambut kehadiran Koperasi Desa Merah Putih. Warga berharap koperasi ini dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal dan membuka peluang usaha baru.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta dukungan dari berbagai pihak, Pemda SBB optimistis program ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang berkelanjutan. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari langkah besar menuju Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera. (red)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *