BeritaKota JayapuraProvinsi Papua

14 Peserta Berebut Tiga Kursi Kepala OPD, Wawali Jayapura Minta Seleksi JPT Transparan

76
×

14 Peserta Berebut Tiga Kursi Kepala OPD, Wawali Jayapura Minta Seleksi JPT Transparan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Nusaelaknews.com | Jayapura — Pemerintah Kota Jayapura melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) menggelar seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk tiga posisi kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Senin (28/9/2026).

Seleksi tersebut berlangsung di Suny Hotel Abepura dan dibuka langsung oleh Wakil Walikota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM. Tiga jabatan yang diperebutkan yakni Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Perindagkop), serta Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jayapura.

Sebanyak 14 peserta mengikuti tahapan seleksi untuk mengisi tiga jabatan strategis tersebut. Proses penilaian dilakukan oleh tim seleksi yang melibatkan unsur akademisi dan pemerintahan, serta tim asesor dari Provinsi Jawa Timur untuk mengukur kapasitas, kualitas, integritas dan profesionalisme para peserta.

Rustan Saru menegaskan, seleksi terbuka tersebut harus menghasilkan pejabat yang memiliki kemampuan serta integritas untuk menjalankan tugas sesuai kebutuhan masing-masing OPD. Menurutnya, proses seleksi tidak boleh sekadar menjadi formalitas, tetapi harus benar-benar menghasilkan figur yang mampu bekerja dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Tim seleksi kami minta bekerja secara profesional, tidak memandang siapa dia, tetapi melihat secara terbuka, benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Jangan sampai seleksi ini dinilai hanya formalitas, sehingga hasilnya benar-benar orang-orang yang dapat menjalankan tugas sesuai dengan visi dan misi pemerintah,” tegas Rustan.

Ia mengatakan, Dinas Dukcapil menjadi salah satu OPD yang memiliki peran penting dalam tata kelola pemerintahan, terutama dalam pengembangan digitalisasi dan pelayanan administrasi kependudukan. Karena itu, kepala dinas yang terpilih harus memiliki kemampuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan mendekatkan akses masyarakat terhadap layanan kependudukan.

Rustan menekankan, pelayanan Dukcapil harus mampu menjangkau masyarakat hingga ke kampung-kampung. Pelayanan juga diharapkan berlangsung cepat, mudah dan tidak berbelit-belit, dengan tetap mengedepankan integritas serta memastikan tidak terjadi praktik pungutan liar dalam pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, posisi Kepala Dinas Perindagkop juga dinilai strategis karena berkaitan langsung dengan program prioritas Pemerintah Kota Jayapura dalam menciptakan lapangan pekerjaan, mendorong pemulihan ekonomi dan memperkuat aktivitas perdagangan masyarakat.

Menurut Rustan, kepala OPD tersebut nantinya dituntut mampu menjaga stabilitas ekonomi daerah, mengendalikan inflasi dan membantu menjaga harga kebutuhan pokok. Penataan pasar, termasuk revitalisasi Pasar Youtefa sebagai salah satu pusat perputaran ekonomi rakyat, juga membutuhkan kepemimpinan yang profesional agar aktivitas perdagangan berlangsung aman, nyaman dan tertib.

“Dinas Perindagkop ini penting karena merupakan bagian dari program prioritas Pemerintah Kota Jayapura, terutama dalam penciptaan lapangan pekerjaan, pemulihan ekonomi dan revitalisasi Pasar Youtefa sebagai pusat perputaran ekonomi rakyat. Karena itu, kepala OPD yang terpilih harus betul-betul mampu mengendalikan sektor ini sehingga Jayapura dapat berkembang menjadi sentra ekonomi terbaik di Papua,” ujarnya.

Untuk jabatan Kepala BPBD, Rustan menyebut posisi tersebut memiliki tantangan tersendiri mengingat Kota Jayapura merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi kerawanan bencana. Kepala BPBD nantinya dituntut memiliki kemampuan dalam mengambil langkah cepat ketika terjadi bencana maupun kondisi darurat.

“Untuk calon Kepala BPBD juga sangat penting karena Kota Jayapura merupakan kota yang rawan bencana. Maka diperlukan pimpinan yang sigap dan responsif, sehingga ketika terjadi bencana dapat segera mengambil langkah dan memberikan penanganan yang dibutuhkan masyarakat,” kata Rustan.

Ia berharap seluruh tahapan seleksi dapat melahirkan figur-figur terbaik yang mampu menjawab kebutuhan organisasi sekaligus memenuhi harapan masyarakat. Para pejabat yang nantinya terpilih diharapkan tidak hanya mampu menyusun laporan yang baik, tetapi juga memiliki loyalitas terhadap tugas dan pelayanan publik.

“Jangan hanya laporan bapak senang, tetapi betul-betul loyal terhadap tugas pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (IGR)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *