BeritaKota JayapuraProvinsi Papua

Ini Pesan Wakil Walikota Jayapura Saat Penutupan Pelatihan Matematika Metode GASING

112
×

Ini Pesan Wakil Walikota Jayapura Saat Penutupan Pelatihan Matematika Metode GASING

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Nusaelaknews.com | Jayapura – Kegiatan minat, bakat dan kreativitas siswa SMP dalam bidang Matematika dengan metode Gasing (Gampang, Asik, Menyenangkan), hasil kerjasama Dinas Pendidikan Kota Jayapura dan Yayasan Teknologi Indonesia Jaya (YTIJ), berakhir dan ditutup oleh Wakil Walikota Jayapura, Selasa (05/8/2025).

Mengawali penutupan program pandai berhitung tersebut, Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Purnama Sinaga dalam laporannya mengatakan, pelatihan tersebut berlangsung selama 15 hari.

Selain itu dikatakan, pemateri kegiatan ini berasal dari tim Gasing Academy yang berjumlah 18 orang, yang terbagi pada dua tempat dengan masing-masing trainer berjumlah 9 orang. Sementara peserta dari para guru berjumlah 64 orang dan siswa berjumlah 128 orang.

“Kami berharap, guru yang sudah mengikuti kegiatan ini dapat melakukan pengimbasan di sekolah masing-masing dan membentuk  komunitas belajar, serta pengimbasan juga di kelompok belajarnya,” papar Sinaga.

Sementara itu Wakil Walikota Jayapura, Rustan Saru usai penutupan guat tersebut mengatakan, Gasing menrupakan metode pembelajaran yang sangat efektif dan efisien yang memberikan dampak langsung kepada siswa.

Karena kata dia, lewat metode ini para siswa begitu mudah cepat dalam berhitung. Demikian dirinya berharap program ini terus dikembangkan dan ditingkatkan di masa mendatang.

“Sekali lagi saya berharap ini tidak hanya sampai di sini, tetapi terus dikembangkan. Dan para siswa terus belajar, agar ilmu yang didapat tidak hilang tetapi terus dikembangkan agar kedepan bisa lebih mahir lagi,” ujar Rustan Saru.

Dirinya menambahkan, kedepan jika ada dari siswa ini yang berprestasi juara di bidang metematika, maka pemerintah kota punya beasiswa biaya Pendidikan.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kota Jayapura, Rocky Bebena mengatakan, output dari kegiatan ini bukan soal berapa banyak peserta tetapi yang paling penting adalah para peserta bisa mengimplementasikan apa yang dipelajari ke sekolah masing-masing.

“Kita berharap para siswa bisa menjadi tutor sebaya untuk teman-temannya, dan terlebih untuk guru bisa dikembangkan lagi di sekolah masing-masing,” ujar Rocky.

Selain itu dikatakan, pihaknya kedepan akan membuat kompetisi Matematika untuk semua jenjang Pendidikan, baik SD, SMP dan SMA/SMK, sehingga bisa diukur perubahan nomerasi di kota Jayapura yang sudah dicapai. (dilv4)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *