Nusaelaknews.com, Jayapura – Wujud nyata sinergi Polri dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan ditunjukkan melalui kegiatan panen jagung yang dilakukan Kapolresta Jayapura Kota bersama kelompok Setia Tani di Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Senin (28/7/2025).
Panen bersama yang berlangsung di Lahan Ketahanan Pangan Koya Barat tersebut, merupakan hasil dari penanaman jagung yang dilakukan secara bersama-sama Polresta dan para kelompok tani sekitar tiga bulan lalu.
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus Maclarimboen, ketika diwawancarai usai kegiatan menyebut, kegiatan panen ini menjadi simbol kemitraan yang kuat antara pihak kepolisian dan masyarakat, khususnya kelompok tani.
“Kami melaksanakan panen jagung bersama kelompok tani yang tiga bulan lalu kami tanam bersama. Dan syukur hari ini kami sudah bisa panen,” ujar Kapolresta.
Ia menambahkan, keterlibatan Polri dalam mendukung ketahanan pangan merupakan bagian dari peran aktif kepolisian sebagai mitra masyarakat.
Dengan berperan langsung dalam sektor pertanian, khususnya komoditi jagung, Polresta Jayapura Kota berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menjaga ketersediaan pangan di wilayah hukum setempat.

Pada kesempatan ini Kapolresta Fredrickus Maclarimboen menyampaikan terima kasih kepada kelompok Setia Tani, atas kolaborasi dan sinergi yang telah terbangun bersama Polsek Muara Tami.
“Kami berterima kasih kepada kelompok tani yang sudah bersinergi, dan ini menjadi langkah bersama untuk menjaga stabilitas ketahanan pangan di Muara Tami,” tutur Kapolresta.
Panen yang dilakukan kali ini mencakup lahan seluas kurang lebih setengah hektar. Metode penanaman yang dilakukan secara bertahap memungkinkan kelompok tani untuk melakukan panen setiap bulan.
Sehingga dengan demikian diharapkan suplai jagung tetap stabil di pasar. Kapolersta menyebut, pola ini dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga ketersediaan komoditi jagung secara berkelanjutan.
“Ini merupakan pola yang baik, karena setiap bulan kita bisa panen. Dengan begitu, jagung tetap tersedia dan harga bisa dikendalikan,” tambah Kapolresta.
Keberlanjutan program ini juga menjadi bagian dari strategi mendukung kesejahteraan petani lokal sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah.
Hasil panen hari ini lanjut Kapolresta, akan langsung didistribusikan ke para pembeli yang telah menjalin kerja sama dengan kelompok tani.
“Mekanisme pemasaran yang sudah tertata ini, menunjukkan bahwa kelompok tani disini telah memiliki pasar yang jelas, sehingga hasil panen tidak hanya terserap tetapi juga bernilai ekonomi bagi masyarakat,” pungkasnya. (elo)










