BeritaKabupaten SBBProvinsi Maluku

Mampir di Kamarian Setelah Banjir, Wagub Maluku Pastikan Bantuan Segera Disalurkan

84
×

Mampir di Kamarian Setelah Banjir, Wagub Maluku Pastikan Bantuan Segera Disalurkan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Nusaelaknews.com | SBB – Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath menyepatkan diri untuk mampir di Desa Kamarian Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), pada Selasa 5 Agustus, guna melihat langsung kondisi Desa ini pasca dilanda banjir.

Sebelumnya banjir besar melanda Desa Kamarian, setelah kawasan ini diguyur hujan lebat pada hari Senin malam 4 Agustus 2025.

Dikesempatan ini Wagub Maluku Abdulah Vanath yang baru saja kembali dari panen raya padi di Kabupaten Maluku Tengah, tepatnya di Desa Waiasih Seram Utara Timur, langsung bertemu dengan perangkat pemerintah Desa Kamarian.

Dirinya langsung mendengar laporan dari pemerintah desa, bahwa banjir yang melanda Kamarian berasal dari air sungai Rurumey yang meluap dan mengakibatkan belasan rumah warga mengalami rusak berat.

Karena tiba di Kamariang pada malam hari, Wagub mengaku belum sempat meninjau lokasi terdampak secara langsung. Namun, ia segera menghubungi Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, untuk menyampaikan situasi terkini.

“Salamat malam Pak Gubernur, beta baru masuk di Raja Kamariang. Karena masuknya malam, beta tidak bisa turun langsung ke lokasi. Tapi beta sudah dengar laporan awal dari Bapak Raja dan perangkat desa. Ada rumah-rumah yang rusak dekat sungai, fondasinya bolong,” ujar Vanath saat melapor lewat sambungan telepon.

Selain melaporkan kondisi Desa kamarian kepada Gubernur Maluku, Abdullah Vanath juga secara langsung memberikan instruksi kepada Asisten I Setda Provinsi Maluku, agar segera mengambil langkah koordinatif untuk pengiriman bantuan darurat kepada masyarakat yang terdampak.

“Beta tadi sudah arahkan Asisten satu. Mungkin besok saat masuk kantor, baru katong ambil langkah kirim bantuan,” imbuhnya.

Vanath mengatakan, Pemprov Maluku memastikan bahwa penanganan pasca-banjir akan diprioritaskan dalam koordinasi lintas OPD, termasuk Dinas Sosial, BPBD, dan Dinas PU. Pengiriman bantuan logistik dan asesmen teknis terhadap kerusakan rumah akan segera dilakukan.

Langkah cepat ini kata dia, menjadi bagian dari komitmen Gubernur Hendrik Lewerissa dalam memastikan bahwa seluruh warga Maluku, mendapatkan perlindungan dan respons tanggap dalam situasi darurat.

Sebelumnya cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi yang memicu meluapnya Sungai Rurumey, menjadi penyebab utama bencana banjir Desa Kamarian. Meski belum ada laporan korban jiwa, kerusakan infrastruktur dan pemukiman warga memerlukan respons cepat. (red)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *