Nusaelaknews.com | Jayapura – Sebanyak 45 siswa siswi SMA Negeri 1 Jayapura mengikuti pelaksanaan Asessment Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tahun 2025, jenjang SMA/SMK, yang digelar serentak pada, Senin (04/8/2025).
Kepala SMA Negeri 1 Jayapura Musa Msiren, S.Pd., M.Pd, yang ditemui awak media usai kunjungan Asisten III Setda Kota Jayapura beserta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura mengatakan, ANBK ini dilaksanakan selain mengukur kemampuan siswa, tetapi juga dalam rangka melihat kinerja sekolah.
“Inti dari ANBK ini juga untuk melihat Raport Sekolah. Maka semua akan tercover, baik dari karakter, akademi dan semua yang berhubungan dengan Raport Pendidikan. Menyangkut kemajuan dari sekolah ini semua bisa terbaca dari hasil kerja para siswa,” papar Musa.

Terkait pelaksanaan ANBK yang akan berlangsun selama 2 hari, dari tanggal 4-5 Agustus tersebut, Musa Msiren mengaku kalau SMA Negeri 1 Jayapura masih memiliki beberapa kendala. Baik jaringan internet maupun listrik.
“Kami banyak kendala juga dari sarana pendukung seperti internet dan listrik. Untuk jaringan internet kami masih bisa mengatasi dan bisa mengakses semua kegiatan, namun untuk listrik ada kendala karena sering terjadi pemadaman,” ujarnya.
Dikatakan untuk kegiatan-kegiatan seperti ini, listrik menjadi kekhawatiran pihak sekolah karena sering terjadi pemadaman. Ditambah legi dengan sekolah yang belum memiliki mesin genset.

Untuk Musa berharap selama 2 hari pelaksanaan ANBK, listrik di wilayah Abepura bisa normal, sehingga mendukung proses kegiatan nasional yang sementara berlangsung di kota Jayapura, terutama di wilayah Distrik Abepura.
Karena kata dia, ada beberapa sekolah di wilayah Abepura yang melaksanakan ANBK. Untuk itu diharapkan dari pihak PLN untuk memperhatikan listrik di wilayah ini agar setidaknya bisa normal selama 2 hari pelaksanaan, sehingga ANBK bisa berlangsung dengan baik.
“Karena pengalaman bulan kemarin kita ikut O2SN dan tiba-tiba lampu padam, sehingga anak-anak tidak bisa menyelesaikan tugas mereka. Jadi harapan kami kepada PLN bisa diperhatikan, khususnya untuk ANBK ini,” pungkasnya. (dilv4)
















