BeritaKota JayapuraProvinsi Papua

Kemenag Jayapura Gelar HSN 2025: Ani Matdoan Sebut Santri Berperan Jaga Keutuhan Kemerdekaan

81
×

Kemenag Jayapura Gelar HSN 2025: Ani Matdoan Sebut Santri Berperan Jaga Keutuhan Kemerdekaan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Nusaelaknews.com | Jayapura, Papua – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Jayapura merayakan Hari Santri Nasional (HSN) ke-81 dengan khidmat.

Upacara peringatan yang dipusatkan di Pondok Pesantren Hidayatullah, Holtekamp, Distrik Muara Tami, pada Rabu (22/10/2025), dihadiri langsung oleh Plt. Sekda Kota Jayapura, Evert Merauje, sebagai pembina upacara.

Turut hadir pula Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Jayapura, Abdul Majid, perwakilan Forkopimda, dan sejumlah besar santri dari berbagai pondok pesantren di Kota Jayapura.

Kepala Kantor Kemenag Kota Jayapura, Hj. Ani Matdoan, usai acara menuturkan bahwa peringatan HSN setiap tanggal 22 Oktober adalah agenda wajib untuk mengenang dan menghargai peran monumental santri dan ulama dalam sejarah kemerdekaan.

“Jadi, para santri dan ulama punya peran besar menopang keutuhan kemerdekaan Republik Indonesia ini,” jelas Ani Matdoan.

Lebih jauh, Ani Matdoan berharap peringatan tahunan ini dapat memberikan spirit dan semangat kepada para santri untuk aktif mengisi kemerdekaan yang sudah berjalan.

Pengisian kemerdekaan tersebut menurut Matdoan, harus diisi dengan berbagai pengetahuan dan keterampilan.

Hj. Ani Matdoan menegaskan bahwa esensi dari dunia pesantren adalah mencetak generasi yang unggul dalam berbagai aspek.

“Dunia pesantren khususnya itu untuk mencetak generasi yang kuat, generasi yang berkarakter, dan generasi yang berakhlakul qarimah. Sehingga peradaban-peradaban ini muncul di lingkungan pesantren,” tuturnya.

Dirinya menggarisbawahi pentingnya keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan akhlak. Menurutnya, pesantren mengajarkan bahwa ilmu harus dibarengi dengan akhlak, karena tanpa akhlak, ilmu tidak memiliki nilai yang sesungguhnya.

“Pesantren lebih mengedepankan akhlak dan dibarengi dengan ilmu. Akhirnya disempurna, ilmu tanpa akhlak tidak bernilai. Ilmu dibarengi akhlak itu yang bernilai, itu sesungguhnya esensi nilai kemanusiaan,” pungkasnya, menutup wawancara.

Dalap peringatan HSN 2025 ini selain dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan dari para santri, tetapi juga ada penyerahan piala bagi para jura di ajang olahraga Futsal Santri se kota Jayapura. (red)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *