BeritaKabupaten SBBProvinsi Maluku

Keenakan Pakai Fasilitas Sekolah, Nelson Ogah Dimutasi Malah Provokasi Siswa Gelar Demo

675
×

Keenakan Pakai Fasilitas Sekolah, Nelson Ogah Dimutasi Malah Provokasi Siswa Gelar Demo

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Nusaelaknews.com | Piru, Maluku – Guru SMA Negeri 3 Seram Barat, Kabupaten SBB Provinsi Maluku, Nelson Taniwel (NT), memprovokasi sejumlah siswa di sekolah tersebut untuk melakuka aksi demo terhadap kepala sekolah.

Tindakan tersebut dilakukan NT karena tidak terima dirinya dimutasikan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Maluku, dari SMAN 3 Seram Barat ke SMAN 20 Elpaputih. Dan menuduh Kepsek SMAN 3, Wilhelmina Tomatala yang bertanggungjawab atas mutasi tersebut.

Terkait aksi NT dan para siswa tersebut Kepsek SMAN 3 Seram Barat, Wilhelmina Tomatala angkat bicara. Kepada wartawan di Piru, Jumat (19/9/2025), Tomatala menyebut mutasi guru adalah kewenangan Dinas Pendidikan Provinsi Maluku, bukan hak Kepsek.

“Kalau mutasi yang bersangkutan karena ulahnya sendiri. Dan itu kewenangan Dinas Pendidikan Provinsi dan saya tidak pernah ada interfensi,” tegas Tomatala.

Tomatala menjelaskan, NT juga sempat mempertanyakan soal mutasinya kepada kepada pihak sekolah. Namun secara tegas Tomatala menyampaikan bahwa dirinya tidak tahu SK Mutasi tersebut karena dari Dinas Pendidikan Provinsi dan itu ditandatangani oleh Gubernur Maluku.

Dirinya menambahkan, Nelson Taniwel juga memprovokasi para siswa melakukan aksi demo, dengan mempertanyakan penggunan dana BOS. “Dan saya sudah jelaskan semua. Bahkan anak-anak sudah memahami dan sudah minta maaf secara langsung ke kita,” pungkas Kepsek.

Terlepas dari tanggapan Kepsek, beberapa guru di SMAN 3 Seram Barat juga menyampaikan beberapa hal terkait NT. Mereka menyebut, Nelson sudah terlalu nyaman menggunakan fasilitas sekolah, hingga tidak mau dimutasi.

“Dia sudah merasa enak tinggal di asrama guru, pakai kantin sekolah untuk berjualan, air, listrik, wifi, semua sekolah yg bayar. Makanya mau tinggalkan dia tentunya rasa rugi,” ungkap seorang guru yang tak mau Namanya disebut.

Guru lainnya juga menyesali tidakan arogan dari NT. Dikatakan bukannya koreksi apa yang sudah dilakukan selama ini hinggan dinilai tidak baik oleh Dinas Pendidikan dan akhirnya di mutasi, NT malah semakin menunjukan sikap yang jauh dari seorang guru.

“Dia malah menjadi-jadi, memprovokasi siswa untuk melakukan demo, dan para siswa di skolah ini hanya mengikuti skenario provokasi yang dia buat bersama salah satu guru, Zeith Handanovi Seite,” papar sumber.

Untuk itu beberapa guru juga meminta agar apa yang dilakukan Nelson Taniwel dan Zeith Handanovi Seite, perlu mendapat perhatian serius dan tindakan tegas dri pihak Dinas Pendidikan Provinsi Maluku, karena dengan sengaja telah merusak nama baik dunia Pendidikan dengan cara propvokatif.

“Kami minta Dinas Pendidikan Provinsi untukt tertibkan mereka, terutama pa Nelson. Karena dia sudah terima SK namun tidak mau pergi ketempat tugas yg baru,” pinta guru lainnya.

Bahkan guru ini menyebut, apa yang dilakukan NT dan ZHS dengan memprovokasi para siswa, adalah untuk mancari kesalahan Kepala Sekolah dengan tujuan untuk melengserkan dengan cara-cara yg tidak wajar.

“Ini bukan ulah yang pertama. Dari Kepala-kepala sekolah sebelumnya, dia ini (NT) juga memiliki kebiasaan gemar berpolemik dengan Kepala Sekolah atas dasar ketidakpuasan, yang ujung-ujungnya harus mengakomodir kepentingan dia,” tutup sumber. (red)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *