Nusaelaknews.com, Jayapura – Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Keuskupan Jayapura, menggelar perayaan HUT ke-101 Wanita Katolik Republik Indonesia, Jumat (26/7/2025).
Berlangsung di Kapela Seminar Menengah St. Fransiskus Asisi Waena Kota Jayapura, perayaan HUT WKRI yang dirangkai dengan Pesta Pelindung Santa Anna tersebut, diawali dengan Misa bersama yang dipimpin Pastor Paulus Tumayang Tandilinting, OFM.

Dengan tema “Wanita Berjalan Bersama Dalam Pengharapan Mewujudkan Kesejahteraan Perempuan Anak”, acara tersebut dihadiri pengurus dan anggota WKRI dari 8 DPC yang ada di kota Jayapura, kabupaten Jayapura dan kabupaten Keerom, serta beberapa Organisasi Wanita, para sesepuh WKRI dan Pemerintah Kota Jayapura.
Ketua Presidium DPD Wanita Katolik Republik Indonesia Keuskupan Jayapura, Rini Sesilia Kelanit Moa pada kesempatan ini mengatakan, tujuan perayaan ini selain untuk konsolidasi organisasi, tetapi juga untuk mendekatkan kebersamaan WKRI dengan anak-anak Seminari Menengah St. Fransiskus Asisi Waena.

“Ini hari puncaknya, tetapi beberapa aksi sudah kita laksanakan yaitu kebersihan lingkungan di Pantai Hamadi, aksi sosial memberikan sumbangan peralatan makan, sembako dan juga pemeriksaan kesehatan secara gratis,” ujar Rini Sesilia.
Selain itu kata dia, pihaknya juga memberikan sosialisasi tentang kesehatan, serta sharing pendapat dengan anak-anak di Seminar Menengah St. Fransiskus Asisi Waena, sebagai bentuk kasih ibu kepada anak.
Di momentum HUT ke-101 ini, Rini Sesiliaberharap peran serta WKRI dari tingkat pusat sampai ke ranting secara khusus di Kesukupan Jayapura, untuk semakin berani menunjukkan jati diri WKRI di tengah masyarakat sesuai Visi dan Misi WKRI.
“Banyak hal yang mau kita buat. Entah itu kita kerjasama dengan internet organisasi, pihak gereja maupun organisasi perempuan lainnya, untuk meningkatkan kesejahteraan, pendidikan dan aspek lainnya di tengah-tengah masyarakat,” paparnya.
Dirinya juga berharap, WKRI bisa bermitra dengan Pemerintah Kota Jayapura, sehingga ada program-program baik yang bisa dikolaborasikan antara WKRI dengan Pemkot Jayapura.
“Dan juga ada program-program kami yang bisa berguna itu pembangunan di kota Jayapura, itu bisa kita lakukan dengan harapan pemerintah memberi kesempatan untuk WKRI,” punkasnya.

Sementara itu Asisten III Setda Kota Jayapura, Fredrick Awarawi dikesempatan ini mengatakan, semua organisasi perempuan merupakan mitra dari Pemkot Jayapura, dalam membantu pemerintah dalam segala bidang.
Menurutnya pemerintah tidak bisa melaksanakan sesuatu itu secara sendiri, maka kehadiran organisasi-organisasi wanita di kota Jayapura termasuk WKRI sangat membantu pemerintah di bidang Pendidikan dan sosial.
“Itu artinya, mereka sangat mendukung pemerintah. Jadi apa yang dilakukan oleh WKRI Keuskupan Jayapura sangat diapresiasi oleh pemerintah kota Jayapura, maka pemerintah akan selalu mendukung apa yang dilakukan oleh organisasi-organisasi wanita termasuk WKRI,” tandas Awarawi. (dilv4)
















