Berita

Pelatihan Gugus Kendali Mutu Selesai, Pengusaha IKM Minta Pemkot Jayapura Siapkan Pasar

103
×

Pelatihan Gugus Kendali Mutu Selesai, Pengusaha IKM Minta Pemkot Jayapura Siapkan Pasar

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

NUSAELAKNEWS.COM, Jayapura – Pelatihan Gugus Kendali Mutu (GKM) dan penerapannya yang digelar selama 3 hari oleh Disperidagkop dan UKM Kota Jayapura, secara resmi ditutup oleh Asisten II Setda Kota Jayapura, Widi Hartanti, Jumat (18/7/2025).

Pada kesempatan ini Widi Hartanti berharap, para peserta pengusaha Industri Kecil Menengah (IKM) yang telah mendapat pelatihan, bisa meningkatkan mutu dan kualitas produksinya.

“Saya berharap, ilmu yang telah didapatkan dalam pelatihan ini dapat segera diterapkan dalam praktek sehari-hari. Karena penerapan GKM secara konsisten, akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas maupun kuantitas,” harap Widi.

Dirinya menambahkan, IKM merupakan usaha yang menjanjikan karena bisa dikerjakan di rumah dan dikerjakan bersama keluarga, sehingga dapat menopang dan menambah ekonomi keluarga.

“Kalau ekonomi masyarakat meningkat dengan adanya IKM dan usaha rumahan, tentu ini sangat membantu pemerintah juga,” tandasnya.

Salah satu peserta yang menekuni usaha Minya Kelapa Murni, Djiyanti Pangkareu menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemerintah Kota Jayapura melalui Disperindagkop, kepada pengusaha IKM.

Dirinya berharap tidak hanya sebatas pelatihan, tetapi pemerintah juga bisa memberikan bantuan peralatan untuk produksi, serta adanya tempat usaha bagi IKM.

“Kalau bisa pemerintah menyediakan pasar untuk kita IKM. Paling tidak berikan izin agar produk kami bisa masuk di swalayan, dan juga alat-alat produksi agar kualitas produk kita makin baik,” ujar Pangkreu.

Sementara itu Kepala Bidang Perindustrian Disperindagkop Kota Jayapura, Achmad Saichul mengatakan, setelah mengikuti pelatihan tersebut para pengusaha IKM mampu menyelesaiakan masalah produksi, sesuai dengan yang telah dipelajari.

“Dengan menggunakan diagram fishbone, sesperti yang sudah dipelajari dari pemateri, kiranya pengusaha IKM bisa menyelesaikan masalahnya,” ujar Achmad.

Dengan menggunakan metode pelatihan tersebut, lanjut Achmad, diharapkan produk yang dihasilkan oleh pengusaha IKM semakin berkualitas dan diterima di pasaran. (red)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *