BeritaKabupaten SBBProvinsi Maluku

Dituding Ngaku Anggota TNI dan Tipu Aparat di Namlea, Ini Klarifikasi BY Alias Feri

488
×

Dituding Ngaku Anggota TNI dan Tipu Aparat di Namlea, Ini Klarifikasi BY Alias Feri

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Nusaelaknews.com | Piru, Maluku – Jagat media sosial Facebook kembali dihebohkan dengan beredarnya sebuah unggahan viral yang menyeret nama Beri Yunalpin alias Feri.

Dalam unggahan tersebut, ia diisukan mengaku sebagai anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), bahkan disebut-sebut memiliki jabatan strategis di lingkungan intelijen militer.

Postingan itu diunggah oleh akun bernama Farry Fernandez di Grup Facebook Menjaring Bupati SBB serta Info Gunung Botak. Unggahan tersebut menyasar masyarakat Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), khususnya warga yang beraktivitas di kawasan tambang emas Gunung Botak.

Dalam narasi yang ditulis akun tersebut, Farry Fernandez menyebut Beri Yunalpin alias Feri mengaku sebagai anggota Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI dengan pangkat Letnan Satu (Lettu) yang diklaim sedang bertugas di Kabupaten Buru.

Tak hanya itu, akun tersebut juga menuding Beri Yunalpin telah melakukan penipuan terhadap anggota Kodim Namlea dan Polres Pulau Buru demi melancarkan berbagai aktivitas di kawasan tambang emas Gunung Botak.

Disebutkan pula bahwa Beri Yunalpin diduga memerintahkan sejumlah pihak yang bertugas di area tambang untuk melakukan pengambilan material emas serta pematokan lahan di wilayah tambang tersebut.

Dalam unggahan yang sama, Farry Fernandez juga mengklaim bahwa Beri Yunalpin meyakinkan aparat TNI, Polri, maupun masyarakat dengan menggunakan kartu anggota palsu.

Menanggapi unggahan yang dinilai sebagai tuduhan serius dan berpotensi menyesatkan opini publik itu, Beri Yunalpin alias Feri akhirnya angkat bicara dan memberikan klarifikasi.

Kepada nusaelaknews.com di Desa Kamal, Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat, Beri Yunalpin menegaskan bahwa seluruh informasi yang beredar di media sosial terkait dirinya tidak benar alias hoaks.

“Yang viral di media sosial terkait dengan saya itu adalah berita hoaks. Dalam postingan tersebut disebutkan saya sebagai anggota TNI, Polri, BIN, dan BAIS. Saya tegaskan, saya tidak pernah mengaku sebagai anggota institusi mana pun,” ujarnya.

Ia juga secara tegas membantah tudingan telah memerintahkan anggota Kodim Namlea maupun anggota Polres Pulau Buru sebagaimana yang dituliskan dalam unggahan tersebut.

Menurut Beri Yunalpin, untuk memastikan kebenaran informasi, dirinya telah melakukan klarifikasi langsung dengan Babinsa Desa Kamal serta Kepala Desa Kamal.

Selain itu, ia juga mengaku telah menghubungi pihak Kodim Namlea untuk menanyakan perihal unggahan yang mencatut nama institusi TNI tersebut. Dari komunikasi itu, pihak Kodim disebut tidak mengetahui adanya persoalan sebagaimana yang beredar di media sosial.

“Pihak Kodim juga menyampaikan bahwa mereka tidak mengetahui siapa pemilik akun bernama Farry Fernandez. Saya sendiri juga tidak mengenal pemilik akun tersebut,” tutup Beri Yunalpin. (NE-01)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *