Nusaelaknews.com | Jayapura, Papua – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) Kesra tahun 2025 resmi dimulai di Kota Jayapura. Peluncuran program nasional tersebut dilakukan oleh PT Pos Indonesia dan dihadiri Plt. Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Muchlis Karim, Kamis, 27 November 2025.
Acara launching dan penyerahan secara simbolis ini turut disaksikan Kepala BBPPKS Regional VI Papua-Maluku, serta Kepala Dinas Sosial Provinsi Papua. Program ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat untuk memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Dalam keterangannya, Muchlis Karim menegaskan bahwa pemerintah kota sangat mendukung penuh pelaksanaan BLTS, termasuk proses penyaluran yang berlangsung di lima distrik.
Ia menyebut, bantuan ini diharapkan membantu keluarga penerima manfaat memenuhi kebutuhan mendesak mereka. Namun, Sekda juga mengingatkan agar bantuan tersebut tidak disalahgunakan untuk kepentingan yang tidak semestinya.
Muchlis menjelaskan bahwa pemerintah menyiapkan berbagai bentuk bantuan lain, namun seluruhnya akan melalui proses verifikasi yang ketat. Menurutnya, akurasi data menjadi kunci agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Data berasal dari kelurahan, jadi harus benar-benar diperhatikan. Jangan sampai ada penerima yang sebenarnya sudah tidak layak, namun tetap menerima karena datanya tidak diperbarui,” jelas Muchlis.

Ia juga mengimbau masyarakat yang belum terdaftar sebagai penerima tetapi merasa memenuhi persyaratan agar melapor kepada aparat kelurahan atau distrik untuk pendataan ulang.
Muchlis menegaskan bahwa Pemerintah Kota Jayapura akan terus mendukung implementasi program-program nasional di bidang kesejahteraan sosial, sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Kota Jayapura.
Sementara itu Executive General Manager Kantor Cabang Utama (KCU) Pos Jayapura, Yudi Bayu Wardana, menyebut penyaluran BLTS Kesra dilakukan serentak di seluruh Indonesia.

Untuk wilayah Kota Jayapura, pihaknya menargetkan seluruh bantuan dapat tersalurkan kepada penerima maksimal pada 30 November 2025. Proses pengambilan bantuan dilakukan dengan menunjukkan bukti identitas diri sesuai daftar penerima.
“Ada 3.323 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dengan Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp2,99 miliar, dengan nilai bantuan sebesar Rp900 ribu untuk setiap KPM,” jelas Bayu.
Ia menegaskan, PT Pos Indonesia juga menyiapkan layanan khusus untuk memastikan bantuan dapat diterima oleh seluruh KPM. Apabila terdapat penerima yang berhalangan hadir karena kondisi tertentu, seperti sakit atau berusia lanjut, pihak kantor pos akan mengantarkan bantuan tersebut langsung ke alamat yang bersangkutan.
“Prinsipnya, tidak boleh ada penerima yang tertinggal. Jika ada yang tidak bisa datang ke kantor pos, kami sendiri yang akan mendatangi mereka,” ujar Yudi.

Dirinya juga mengimbau masyarakat agar memastikan data identitas sesuai dan membawa dokumen pendukung saat pengambilan bantuan guna memperlancar verifikasi di lapangan.
Lebih jauh, Yudi meminta agar bantuan yang diterima digunakan sesuai kebutuhan dasar dan bukan untuk hal-hal di luar kepentingan rumah tangga. Menurutnya, BLTS Kesra menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi.
“Kami berharap bantuan ini dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh masyarakat. Gunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga,” tuturnya.
Peluncuran BLTS Kesra 2025 di Kota Jayapura menjadi bagian dari program nasional yang ditugaskan pemerintah pusat kepada PT Pos Indonesia sebagai mitra resmi penyalur bantuan sosial. (ing)
















