BeritaKota JayapuraProvinsi Papua

Kadispora Jayapura Tegaskan: Karang Taruna Wajib Jadi Penjaga Akar Budaya Port Numbay

57
×

Kadispora Jayapura Tegaskan: Karang Taruna Wajib Jadi Penjaga Akar Budaya Port Numbay

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Nusaelaknews.com | Jayapura, Papua – Karang Taruna Kota Jayapura menggelar kegiatan Temu Karya yang dimulai dari Distrik Muara Tami, yang berlangsung di aula kantor Distrik setempat, Kamis, 6 November 2025, dan dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Jayapura, Abdul Majid.

Acara tersebut dihadiri oleh utusan Karang Taruna dari lima distrik se-Kota Jayapura, Kepala Distrik Muara Tami, Ketua Karang Taruna Kota Jayapura, Farid Rahman, serta Wakil Ketua Karang Taruna Kota Jayapura, Yoan Wambitman.

Temu Karya ini digelar untuk mengevaluasi kepengurusan Karang Taruna Distrik Muara Tami sekaligus memilih ketua dan pengurus baru periode 2025–2030.

Dalam sambutannya, Abdul Majid mengutip pesan legendaris Bung Karno dan Bung Hatta “Beri aku sepuluh pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.”

Dirinya menegaskan, masa depan bangsa dan daerah berada di tangan para pemuda, yang merupakan energi moral, sosial, dan budaya bagi kemajuan bangsa.

“Kegiatan Temu Karya ini adalah wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab sosial pemuda Kota Jayapura. Karang Taruna adalah wadah pembinaan sosial yang berakar di tengah masyarakat,” ujar Abdul Majid.

Ia menambahkan, peran Karang Taruna tidak hanya sebatas kegiatan sosial, tetapi juga harus menjadi penjaga nilai-nilai adat, budaya, dan kearifan lokal di Tanah Port Numbay.

Menurut Abdul Majid, pemuda yang hebat bukan hanya cerdas dan modern, tetapi juga memahami asal-usulnya, serta menjaga akar budaya, menghargai adat istiadat, dan menjadikan nilai-nilai lokal sebagai inspirasi dalam berkarya.

“Bapak Wali Kota Jayapura memiliki komitmen besar terhadap pembinaan potensi pemuda. Maka Pemerintah Kota terus mendorong agar seluruh organisasi kepemudaan, termasuk Karang Taruna, menjadi mitra strategis pembangunan yang berakar pada budaya lokal,” papar Kadispora.

Melalui kegiatan ini, Abdul Majid mengajak seluruh peserta untuk menjadikan adat dan budaya sebagai kekuatan moral dalam berkarya, serta melestarikan tradisi Port Numbay dan Papua dalam setiap kegiatan sosial.

Ia juga mendorong Karang Taruna untuk memperkuat solidaritas lintas suku, agama, dan budaya demi menumbuhkan semangat gotong royong di masyarakat.

“Semoga Temu Karya ini menjadi ajang lahirnya ide-ide kreatif, penguatan jejaring sosial, serta komitmen pemuda terhadap adat, budaya, dan pembangunan daerah,” pungkasnya.

Menutup arahannya, Abdul majid mengajak Karang Taruna untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat, guna membangun Kota Jayapura yang berkarakter, berbudaya, dan sejahtera.

Sementara itu Ketua Karang Taruna Kota Jayapura, Farid Rahman menyebut Temu Karya ini memilih ketua kepengrusan Distrik Muara Tami periode 2025-2030, dimana Charles Membilong resmi dipilih menjadi ketua.

Selain itu kata Farid, Temu Karya meruapakan program ketiga bagi pengurus Karang Taruna Kota Jayapura yang baru saja terbentuk 2 bulan lalu. Sebelumnya mereka sudah melakukan aksi bulan bakti Karang Taruna di Kampung Mosso dan aksi membantu korban kebakaran di Kelurahan Mandala Dok V atas, Jayapura Utara.

“Harapan kami dari peserta forum Temu Karya ini, kiranya ada dukungan dana pembinaan Karang Taruna bagi setiap Ditrik,” paparnya.

Pada Kesempatan ini, selaku Ketua Karang Taruna kota, Farid menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kota Jayapura, yang sudah mendukung kegiatan Karang Taruna Kota Jayapura. (red)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *