BeritaKota JayapuraProvinsi Papua

Meminimalisir Kepanikan: BMKG Libatkan Wartawan dalam Sekolah Lapang untuk Perangi Hoaks Bencana

58
×

Meminimalisir Kepanikan: BMKG Libatkan Wartawan dalam Sekolah Lapang untuk Perangi Hoaks Bencana

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Nusaelaknews.com | Jayapura, Papua – Deputi Bidang Geofisika BMKG Pusat, Nelly Florida Riama, menekankan bahwa kesiapsiagaan masyarakat di Kota Jayapura harus menjadi prioritas utama.

Pasalnya, gempa bumi yang kerap terjadi di wilayah tersebut tidak dapat diprediksi, sementara potensi tsunami bisa datang dengan waktu peringatan yang sangat singkat.

Pernyataan ini disampaikan Nelly Riama, disela-sela pembukaan pelatihan Sekolah Lapangan Gempa Bumi dan Tsunami BMKG di gedung serbaguna Kampung Holtekamp, Rabu (15/10/2025).

“Kita tahu semua bahwa gempa bumi itu belum bisa diprediksi. Jadi di Kota Jayapura ini banyak patahan, jadi kita masyarakat juga harus tahu,” ujarnya.

Dikatakan, meskipun gempa tidak dapat diprediksi, BMKG memiliki kemampuan untuk memprediksi tsunami. Namun, dalam skenario terburuk, jika gempa pemicu terjadi sangat dekat, maka waktu penyelamatan diri (golden time) yang dimiliki masyarakat akan sangat terbatas.

“Kita ingin warga di sini punya kesiapsiagaan. Ketika itu terjadi, kita tidak bingung, tapi kita tahu harus ke mana dan bagaimana,” jelasnya, merujuk pada tujuan pelatihan di mana warga diajarkan langkah evakuasi yang cepat dan tepat.

Keberhasilan mitigasi bencana, menurut Nelly, memerlukan sinergi dari berbagai pihak. Ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Jayapura, BPBD, Kepolisian, dan seluruh stakeholder yang mendukung inisiatif ini.

Nelly juga secara khusus menyoroti peran strategis wartawan dalam situasi darurat. Ia mengimbau agar media tidak menyebarkan berita bohong atau hoaks yang dapat memperburuk kondisi di lapangan.

“Wartawan juga menjadi bagian dari peserta, jadi tahu harus bagaimana nanti ketika ada gempa bumi dan tsunami, harus seperti apa, dan masyarakat tidak terpancing,” katanya.

BMKG berharap, dengan adanya pengetahuan yang komprehensif dari Sekolah Lapang ini, warga Jayapura akan lebih siap dan tenang menghadapi potensi bencana di masa depan. (in9)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *