BeritaKota JayapuraProvinsi Papua

Jayapura Siapkan Diri Hadapi Bencana: Sekolah Lapang Gempa-Tsunami Jadi Prioritas Edukasi Pemkot

56
×

Jayapura Siapkan Diri Hadapi Bencana: Sekolah Lapang Gempa-Tsunami Jadi Prioritas Edukasi Pemkot

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Nusaelaknews.com | Jayapura, Papua – Pemerintah Kota Jayapura menunjukkan komitmen serius dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana gempa bumi dan tsunami.

Upaya ini diwujudkan melalui kolaborasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Papua, dalam menggelar Sekolah Lapangan Gempa Bumi dan Tsunami.

Kegiatan edukasi ini dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Jayapura, Rustan Saru, di gedung serbaguna Kampung Holtekamp pada Rabu, 15 Oktober 2025, dan diikuti oleh unsur penting komunitas seperti Kepala Kampung, Bamuskam, guru-guru, kepala sekolah, serta perwakilan RT/RW.

Usai pembukaan, Wakil Walikota Rustan Saru menekankan pentingnya penyebaran informasi yang cepat dan akurat.

Ia memastikan bahwa Pemkot Jayapura, melalui Dinas Kominfo dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), selalu menyampaikan informasi kebencanaan tanpa jeda hingga menjangkau tingkat RT/RW.

“Melalui Sekolah Lapang dari BMKG ini, ini menambah pengetahuan informasi dan sekaligus mitigasi kepada seluruh warga kita di Kota Jayapura, untuk memahami, mengetahui, dan bisa mensosialisasikan kepada warga lainnya,” ujar Rustan Saru.

Kota Jayapura, sebagai daerah pesisir yang rawan terhadap ancaman tsunami, menjadikan edukasi mitigasi sebagai prioritas utama. Dalam kegiatan ini, warga diajarkan secara langsung mengenai prosedur evakuasi, titik kumpul aman, dan persiapan logistik yang harus dilakukan saat terjadi gempa bumi.

“Mereka diajarkan kalau gempa bumi kita lari ke mana, kumpul di mana, titiknya di mana, apa yang kita persiapkan, caranya bagaimana. Disini mereka diajari, sehingga ini nanti mereka teruskan kepada warga kita di komunitas masing-masing,” tambahnya.

Rustan Saru juga menegaskan, Pemkot Jayapura selalu menyiapkan segala informasi, kebutuhan, dan perlengkapan fasilitas siaga yang diperlukan melalui BPBD ketika terjadi bencana.

Lebih lanjut, Pemkot terus menjaga koordinasi yang solid dengan pihak keamanan, yaitu Kepolisian dan TNI, serta komunitas terkait untuk membantu proses evakuasi.

“BMKG pun menjadi mitra utama kita, dalam memantau perkembangan situasi terkini, baik cuaca, iklim, maupun dampak gempa,” ujarnya.

Diharapkan, pengetahuan yang diperoleh dari Sekolah Lapang ini akan memberikan dampak signifikan dan positif, serta meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan masyarakat secara keseluruhan.

Wakil Walikota juga mengingatkan para jurnalis dan seluruh pihak, untuk tidak menyebarkan berita bohong atau hoaks yang dapat meresahkan, demi menjaga keakuratan informasi saat situasi darurat.

“Semua pihak diharapkan berperan aktif dalam kesiapsiagaan bencana,” pungkasnya. (in9)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *